RPP Kurikulum 2013 Kelas 4 PJOK 2017 Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (Sepakbola)

Download RPP PJOK Kelas 4 Kurikulum 2013 Revisi 2017 

download rpp pjok kelas 4 kurikulum 2013 revisi 2017 PJOK merupakan salah satu mata pelajaran yang diberikan di setiap sekolah formal yang pengajarannya lebih menekankan pada olah raga serta pengenalan kesehatan. PJOK sendiri merupakan Pendidikan Jasmani Olah raga, dan Kesehatan. Mata pelajaran ini hampir ada di semua tingkat sekolah,

Pada Kurikulum 2013  yang saat ini diterapkan sedikit berbeda dengan kurikulum yang lainnya. Pada Kurikulum 2013 ini, pelajaran PJOK pada SD menggunakan tematik dan tidak menjadi mata pelajaran yang seperti dulu menjadi mata pelajaran tersendiri. 
Berikut ini RPP yang bisa anda kembangkan sesuai dengan daerah anda masing-masing 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
REVISI 2017
(Disusun Berdasarkan Permendikbud Nomor: 22 Tahun 2016)




Download RPP PJOK Kelas 4 Kurikulum 2013 Revisi 2017

Sekolah                       :SDN Harapan
Mata Pelajaran            : PJOK
Kelas/Semester            : 4/1 (Ganjil)
Materi                          :Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (Sepakbola)
Pembelajaran ke          : Minggu 1
Alokasi Waktu            : 4 x 35 menit

A.      Kompetensi Inti (KI)

1.      Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
2.      Menunjukkan perilaku jujur,   disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya serta cinta tanah air.
3.      Memahami pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara mengamati, menanya, dan mencoba berdasarkan rasa ingin tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
4.      Menyajikan pengetahuan faktual dan konseptual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.
DOWNLOAD DISINI

B.       Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian Kompetensi
3.1    Memahami prosedur variasi pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam permainan bola besar sederhana dan atau tradisional *)
4.1    Mempraktikkan variasi pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam permainan bola besar sederhana dan atau tradisional *)
·    Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang gerak menendang dan menghentikan bola dengan berbagai bagian kaki dan posisi.
·    Siswa mencoba dan melakukan variasi pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif permainan sepakbola.
·    Siswa mendapatkan umpan balik dari diri sendiri, teman dalam kelompok, dan guru.
·    Siswa memperagakan hasil belajar tentang variasi pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif permainan sepakbola dalam bentuk permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin, percaya diri, sungguh-sungguh, dan kerja sama.
·    Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran



C.      Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran diharpakan siswa mampu:
1.      Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang gerak menendang dan menghentikan bola dengan berbagai bagian kaki dan posisi.
2.      Siswa mencoba dan melakukan variasi pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif permainan sepakbola.
3.      Siswa mendapatkan umpan balik dari diri sendiri, teman dalam kelompok, dan guru.
4.      Siswa memperagakan hasil belajar tentang variasi pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif permainan sepakbola dalam bentuk permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin, percaya diri, sungguh-sungguh, dan kerja sama.
5.      Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran

D.      Materi Pembelajaran.
Sepakbola:
·    Menendang bola
·    Menghentikan bola

Pernahkah kamu menyaksikan pertandingan sepak bola, baik di televisi,maupun secara langsung? Permainan sepak bola termasuk permainan olahrgayang populer di masyarakat.
Permainan sepak bola termasuk permainan bola besar. Permainan ini sangatmengandalkan keuletan dan kelincahan kaki dalam memainkan bola. Untukmenjadi pemain sepak bola yang handal, kamu harus menguasai teknik dasarbermain sepak bola. Apa saja teknik dasar dalam sepak bola?

A. Pengertian Permainan Se pak Bolapak Bola pak Bola
Sepak bola adalah satu permainan yang dilakukan dengan cara menyepakbola ke berbagai arah. Tujuannya adalah untuk memasukan bola ke gawang lawandan mempertahankan gawang tim sendiri agar tidak kemasukan bola.

Bagian badan yang tidak boleh digunakan untuk memainkan bola adalahtangan. Namun,  hanya penjaga gawang yang boleh memainkan bola dengantangan. Sepak bola termasuk olah raga berskala internasional ketentuan danperaturannya harus ditetapkan secara internasional.

Badan permainan sepak bola internasional adalah  The FederationInternationale de Foot Ball Association  (FIFA) yang bermarkas di AmerikaSerikat.Dalam permainan ini terdapat wasit yang bertugas menerapkan peraturanpermainan dan berkuasa di lapangan dan dibantu dua penjaga garis. Permainansepak bola dimainkan oleh dua regu yang setiap regu berjumlah 11 orang pemain,ditambah pemain cadangan.



Teknik permainan sepak bola terdiri atas teknik tanpa bola dan teknik denganbola.
Teknik permainan dengan bola adalah:
1.1. 1. Cara Menendang Bola
Menendang bola dapat dilakukan dengan berbagai bagian kaki, antara lain
sebagai berikut.
a ) Menendang dengan menggunakan kaki bagian dalam
Langkah-langkahnya, adalah:
• kaki tumpu ditepatkan sejajar dan dekat dengan bola (lutut sedikitdibengkokkan);
• kaki yang akan menendang bola diayunkan dari arah belakang;
• posisi badan di atas bola sedikit condong ke depan;
• tangan membentang ke samping untuk menjaga keseimbangan;
• bola ditendang pada bagian tengah-tengah bola;
• pandangan mata ke arah bola.

b) Menendang dengan mengguna-kan punggung kaki
Langkah-langkahnya, adalah:
• kaki tumpu diletakkan di sampingdan sejajar dengan bola kaki;
• kaki yang akan menendangdiayunkan dari belakang;
• gerakan kaki tendangan terutamadatang dari persendian lutut;
• setelah menendang kakitendangan harus mengikuti gerakjalannya bola

2.2. 2. Menghentikan
Mengontrol bola adalah menerima dan menguasai bola. Mengontrol boladapat dilakukan dengan berbagai cara berikut.
a ) Menahan bola menyusur tanah dengan kaki bagian dalam
Langkah-langkahnya, adalah:
• pandangan mata ke arah bola;
• badan condong sedikit ke arah datangnya bola;
• lutut dibengkokkan sedikit ke arah luar (ke arah datangnya bola);
• lutut dan kaki yang akan menahan bola dibengkokkan sedikit ke arah luar;pada saat kontak dengan bola kaki penahan diangkat sedikit dari tanah.
b)  Menahan bola menyusur tanah dengan kaki bagian luar
Langkah-langkahnya, adalah:
• pandangan mata ke arah datangnya bola;
• lutut kaki tumpu ditekuk sedikit;
• kaki penahan dijulurkan ke depan untuk menyambut bola;berat badan terpusatpada kaki tumpu;
• tumit kaki penahan diturunkan ke bawah sedangkan ujung kaki menghadapke atas.

c) Menahan bola memantul dengan kaki bagian dalam
Langkah-langkahnya, adalah:
• pandangan mata ke arah datangnya bola;
• badan condong ke arah datangnya bola;
• berat badan terpusat pada kaki tumpu;
• lutut kaki tumpu dibengkokkan sedikit dan mengarah pada datangnya bola;
• kaki penahan sedikit diangkat dari tanah;
• kaki penahan digantung dengan lemas (tidak kaku);
• tangan direntangkan untuk menjaga keseimbangan.

d) Menahan bola memantul dengan kaki bagian luar
Langkah-langkahnya, adalah:
• pandangan mata ke arah bola;
• berat badan terpusat pada kaki tumpu;
• badan condong ke arah datangnya bola;
• kaki penahan diangkat di muka kaki tumpu dan lutut sedikit ditekuk;
• bola ditekan di antara kaki bagian luar dan tanah.

e) Menahan bola memantul dengan telapak kaki
Langkah-langkahnya, adalah:
• caranya sama menahan bola bergulir;
• badannya, saat kontak dengan bola lutut kaki lebih ditekuk;
• kaki penahan dan tubuh sedikit berada lebih di atas bola.

Teknik permainan sepak bola tanpa bola adalah:
• cara latihan teknik dengan gerakan;
• cara memahami peraturan dengan teori yang sudah ada.

E.       Metode Pembelajaran
Metode Pembelajaran        :   Tanya jawab, diskusi, Cooperative Learning, demonstrasi.
Pendekatan Pembelajaran  :Saintifik

F.       Mediadan Alat/Bahan Pembelajaran
·      Laptop dan Infocus
·      Powerpoint Materi Pembelajaran
·      Gambar, foto, video
·      Spidol dan whiteboard

G.      Sumber Pembelajaran
·      Khairul Hadziq & Anwar Musadad, Buku Guru Penjas Orkes Kelas IV SD/MI, Yrama Widya, Bandung, Revisi 2017.
·      Khairul Hadziq & Anwar Musadad, Buku Siswa Penjas Orkes Kelas IV SD/MI, Yrama Widya, Bandung, Revisi 2017.
·      Buku referensi lain yang relevan
·      Lingkungan setempat

H.      Langkah-langkah Pembelajaran

Kegiatan
Deskripsi
Alokasi Waktu
Pendahuluan



Guru
Orientasi
·         Kelas dibuka dengan salam, menanyakan kabar dan mengecek kehadiran siswa.
·         Kelas dilanjutkan dengan doa dipimpin oleh salah seorang siswa. Siswa yang diminta membaca doa adalah siswa yang hari itu datang paling awal (Menghargai kedisiplinan siswa )
·         Siswa diingatkan untuk selalu mengutamakan sikap disiplin setiap saat dan manfaatnya bagi tercapainya cita – cita.
·         Menyanyikan salah satu Lagu Wajib/Lagu Nasional. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menanamkan semangat Nasionalisme.
·         Siswa diminta untuk memeriksa kerapian diri dan kebersihan kelas
·         Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang tujuan, manfaat dan aktivitas pembelajaran yang akan dilakukan.
·         Siswa menyimak penjelasan guru tentang pentingnya sikap disiplin, kerjasama, danmandiri yang akan dikembangkan dalam pembelajaran.
Aperpepsi
·         Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya.
·         Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
·         Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan
Motivasi
·         Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari
·         Apabila materi tema/projek ini kerjakan  dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi sesuai tema
·         Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang  berlangsung
·         Mengajukan pertanyaan

Pemberian Acuan
·         Memberitahukan  materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
·         Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang  berlangsung
·         Pembagian kelompok belajar
·         Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar  sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran

30 menit
Kegiatan Inti
Materi : Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)

Sintak Model Pembelajaran

Stimulation
(stimullasi/
pemberian
rangsangan)
KEGIATAN LITERASI
·         Pembiasaan membaca 15 menit dimulai dengan guru menceritakan tentang kisah masa kecil salah satu tokoh dunia / agama ( Misal : Ibnu Sina, Isaac Newton , nabi dan rasul, orang orang soleh dll).

·         Sebelum membacakan buku, guru menjelaskan tujuan kegiatan literasi dan mengajak siswa mendiskusikan pertanyaan-pertanyaan berikut:
-       apa yang tergambar pada sampul buku?
-       apa judulbuku?
-       kira-kira buku ini menceritakan apa?
-       pernahkah kamu membaca judul seperti itu?
-       apa saja yang kamu ingin ketahui dari buku ini?
·         Guru  membacakan cerita pada buku dan  menunjukkan ekspresi dan intonasi yang sesuai. Siswa menyimak dengan seksama.
·         Setelah guru membacakan buku, siswa diminta menuliskan kesimpulan / ringkasan cerita pada selembar kertas berwarna.
·         Menyegarkan suasana kembali dengan menyanyikan salah satu lagu anak-anak.
·         Berikan penguatan bahwa cita – cita, apapun itu harus di capai dengan kerja keras.

·         Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi :Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)dengan cara :
Ø  Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan
Ø  Mengamati
Lembar kerja materi :Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)
pemberian contoh-contoh materi :Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
Ø  Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan :Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)
Ø  Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait :Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)
Ø  Mendengar
Pemberian materi :Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)oleh guru
Ø  Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai materi :
:Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)
·         Siswa diajak untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi
·         Siswa mempertunjukkan hasil kerja kelompoknya untuk menarikan tari hasil kreasi kelompok yang merupakan kreasi dari daerah di Indonesia. Siswa berlatih kembali beberapa gerakan hasil kreasinya dengan mengikuti irama dan ketukan dari musik pengiring tarian tersebut. Siswa bekerja sama dengan kelompoknya agar menghasilkan harmoni yang indah
·         Siswa dan guru merayakan kegiatan pembelajaran dengan bernyanyi dan bermain peran
165 menit
Problem
statemen
(pertanyaan/
identifikasi
masalah)
CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :
Mengajukan pertanyaan tentang materi :

:Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat

Data
collection
(pengumpulan
data)
KEGIATAN LITERASI
Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
Mengamati obyek/kejadian
·         Mengamati dengan seksama materi sub :Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya
Membaca sumber lain selain buku teks
·         Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi :Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)yang sedang dipelajari
Aktivitas
·         menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi :Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)yang sedang dipelajari
Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
·         mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi :Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
Mendiskusikan
·         Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket mengenai materi :Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)
Mengumpulkan informasi
·         Mencatat semua informasi tentang materi :Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
Mempresentasikan ulang
·         Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa percaya diri sub tema :Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)sesuai dengan pemahamannya
Saling tukar informasi tentang materi:
·         :Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat

Data
processing
(pengolahan
Data)
COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
Berdiskusi tentang data dari Materi :
:Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)
mengolah informasi dari materi :Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi :Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)


Verification (pembuktian)
CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :
:Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)
antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.

Generalization (menarik kesimpulan)
COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
Menyampaikan hasil diskusi  tentangmateri :Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
:Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)
Mengemukakan  pendapat  atas presentasi yang dilakukan tentanag materi  :Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan
Bertanya atas presentasi tentang materi  :Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
:Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)
Menjawab pertanyaan tentang materi  :Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan
Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi  :Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)yang akan selesai dipelajari
Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi  :Variasi Gerak Dasar Permainan Bola Besar (sepakbola)yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran

Catatan : Selama pembelajaran  berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme,  disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Penutup
·            Siswa bersama guru melakukan refleksi atas pembelajaran yang telah berlangsung ;
Ø  Apa saja yang telah dipahami siswa?
Ø  Apa yang belum dipahami siswa?
Ø  Bagaimana perasaan selama pembelajaran?
Materi tentang sub tema:
yang baru dilakukan

·           Siswa bersama guru menyimpulkan hasil pembelajaran.
·           Siswa menyimak penjelasan guru tentang aktivitas pembelajaran pada pertemuan selanjutnya. Termasuk menyampaikan kegiatan bersama orangtua
·           Siswa menyimak cerita motivasi tentang pentingnya sikap Disiplin, kerjasama, dan syukur
·           Siswa menyanyikan lagu gembira
·        Siswa melakukan operasi semut untuk menjaga kebersihan
kelas.
·           Mengingatkan siswa untuk menghapus papan tulis dan memastikan ruang belajar tetap bersih dan mencuci tangan dengan sabun
·           Kelas ditutup dengan doa bersama dipimpin salah seorang siswa.
15 Menit

I. Penilaian Hasil Pembelajaran
1.      Sikap
-        Penilaian Observasi
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap
No
Nama Siswa
Aspek Perilaku yang Dinilai
Jumlah Skor
Skor Sikap
Kode Nilai
BS
JJ
TJ
DS
1
75
75
50
75
275
68,75
C
2
...
...
...
...
...
...
...


Keterangan :
   BS : Bekerja Sama
   JJ : Jujur
   TJ : Tanggun Jawab
   DS : Disiplin

Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100        = Sangat Baik
75          = Baik
50          = Cukup
25          = Kurang
2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 = 400
3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00       = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00         = Baik (B)
25,01 – 50,00         = Cukup (C)
00,00 –  25,00        = Kurang (K)
5. Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin dinilai

-        Penilaian Diri
Seiring dengan bergesernya pusat pembelajaran dari guru kepada peserta didik, maka peserta didik diberikan kesempatan untuk menilai kemampuan dirinya sendiri. Namun agar penilaian tetap bersifat objektif, maka guru hendaknya menjelaskan terlebih dahulu tujuan dari penilaian diri ini, menentukan kompetensi yang akan dinilai, kemudian menentukan kriteria penilaian yang akan digunakan, dan merumuskan format penilaiannya Jadi, singkatnya format penilaiannya disiapkan oleh guru terlebih dahulu. Berikut Contoh format penilaian :
No
Pernyataan
Ya
Tidak
Jumlah Skor
Skor Sikap
Kode Nilai
1
Selama diskusi, saya ikut serta mengusulkan ide/gagasan.
50

250
62,50
C
2
Ketika kami berdiskusi, setiap anggota mendapatkan kesempatan untuk berbicara.

50
3
Saya ikut serta dalam membuat kesimpulan hasil diskusi kelompok.
50

4
...
100


Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 4 x 100 = 400
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (250 : 400) x 100 = 62,50
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00       = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00         = Baik (B)
25,01 – 50,00         = Cukup (C)
00,00 –  25,00        = Kurang (K)
5. Format di atas dapat juga digunakan untuk menilai kompetensi pengetahuan dan keterampilan

-        Penilaian Teman Sebaya
Penilaian ini dilakukan dengan meminta peserta didik untuk menilai temannya sendiri. Sama halnya dengan penilaian hendaknya guru telah menjelaskan maksud dan tujuan penilaian, membuat kriteria penilaian, dan juga menentukan format penilaiannya. Berikut Contoh format penilaian teman sebaya:

Nama yang diamati      : ...
Pengamat                      : ...

No
Pernyataan
Ya
Tidak
Jumlah Skor
Skor Sikap
Kode Nilai
1
Mau menerima pendapat teman.
100

450
90,00
SB
2
Memberikan solusi terhadap permasalahan.
100

3
Memaksakan pendapat sendiri kepada anggota kelompok.

100
4
Marah saat diberi kritik.
100

5
...

50

Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50 untuk pernyataan yang positif, sedangkan untuk pernyataan yang negatif, Ya = 50 dan Tidak = 100
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 5 x 100 = 500
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (450 : 500) x 100 = 90,00
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00       = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00         = Baik (B)
25,01 – 50,00         = Cukup (C)
00,00 –  25,00        = Kurang (K)

-        Penilaian Jurnal(Lihat lampiran)

2.      Pengetahuan
-        Tertulis Pilihan Ganda (lihat lampiran)
-        Tertulis Uraian(lihat lampiran)
-        Tes Lisan / Observasi terhadap Diskusi Tanya Jawab dan Percakapan

Praktek Monolog atau Dialog
Penilaian Aspek Percakapan
No
Aspek yang Dinilai
Skala
Jumlah Skor
Skor Sikap
Kode Nilai
25
50
75
100
1
Intonasi







2
Pelafalan




3
Kelancaran




4
Ekspresi




5
Penampilan




6
Gestur





-        Penugasan(lihat lampiran)
Tugas Rumah
a)      Peserta didik menjawab pertanyaan yang terdapat pada buku peserta didik
b)      Peserta didik memnta tanda tangan orangtua sebagai bukti bahwa mereka telah mengerjakan tugas rumah dengan baik
c)      Peserta didik mengumpulkan jawaban dari tugas rumah yang telah dikerjakan untuk mendapatkan penilaian

3.      Keterampilan
-        Penilaian Unjuk Kerja
Contoh instrumen penilaian unjuk kerja dapat dilihat pada instrumen penilaian ujian keterampilan berbicara sebagai berikut:

Instrumen Penilaian
No
Aspek yang Dinilai
Sangat
Baik
(100)
Baik
(75)
Kurang
Baik
(50)
Tidak
Baik
(25)
1
Kesesuaian respon dengan pertanyaan




2
Keserasian pemilihan kata




3
Kesesuaian penggunaan tata bahasa




4
Pelafalan




Kriteria penilaian (skor)
100      =   Sangat Baik                                          50 =   Kurang Baik
75            =   Baik                                                 25 =   Tidak Baik
Cara mencari nilai (N) = Jumalah skor yang diperoleh siswa dibagi jumlah skor maksimal dikali skor ideal (100)

Instrumen Penilaian Diskusi
No
Aspek yang Dinilai
100
75
50
25
1
Penguasaan materi diskusi




2
Kemampuan menjawab pertanyaan




3
Kemampuan mengolah kata




4
Kemampuan menyelesaikan masalah




Keterangan :
100      =   Sangat Baik                                          50 =   Kurang Baik
75        =   Baik                                                      25 =   Tidak Baik

-        Penilaian Proyek(lihat lampiran)
Membuat denah sekolah, jadwal kegiatan sekolah, dll
-        Penilaian Produk(lihat lampiran)
-        Penilaian Portofolio

Kumpulan semua tugas yang sudah dikerjakan peserta didik, seperti catatan, PR, dll
Instrumen Penilain
No
Aspek yang Dinilai
100
75
50
25
1





2





3





4








4.      Pembelajaran Remedial
Aktivitas kegiatan pembelajaran remedial dapat berupa: pembelajaran ulang, bimbingan perorangan, belajar kelompok atau tutor sebaya dengan merumuskan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media pembelajaran.

5.      PembelajaranPengayaan
Kegiatan pembelajaran pengayaan dirumuskan sesuai dengan karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media pembelajaran.



Mengetahui:
Kepala SDN Harapan



...........................
NIP. .............
Timbulrejo, 17 Juli 2018
Guru Mata Pelajaran




..........................
     NIP.